Buku Wisata London

Buku London dalam Sepekan: Wisata Sepak Bola, Kuliner, Belanja, dan Gratisan

 

Baru Terbit!.

Cerita seputar Wisata London kini hadir di buku “London dalam Sepekan: Wisata Sepak Bola, Kuliner, Belanja, dan Gratisan”, oleh Rizka Maydita, terbitan Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2012.

Beli buku online di BukaBuku.com dan dapatkan diskon 15% sekarang !.


Sinopsis:

London terkenal sebagai salah satu kota termahal di dunia. Tapi, bukan berarti Anda harus melupakan impian berlibur ke kota ini. Berbekal strategi hemat yang disajikan buku London dalam Sepekan ini, Anda bisa mewujudkan liburan yang menyenangkan tanpa harus menghabiskan tabungan!

Mengapa sepekan? Karena keliling ke tempat-tempat wisata utama di kota London memang bisa dilakukan dalam 7 hari.

Buku ini terbagi dalam 6 bab utama: wisata sejarah dan kerajaan di London, wisata sepak bola dan tenis, wisata kuliner dan belanja, wisata fun dan gratisan, dan wisata keliling London.

 

Selain itu, buku ini memberikan informasi mengenai:

§ trik mengurus aplikasi visa turis,

§ saat yang tepat untuk pergi ke London,

§ daftar 50-an tempat wisata dan petanya,

§ rekomendasi hotel, serta

§ contoh rencana wisata yang bisa disesuaikan lagi dengan minat dan kebutuhan Anda.

 

Semua bisa Anda manfaatkan untuk memantapkan langkah mengunjungi Big Ben, Katedral St. Paul, Istana Buckingham, menonton sepak bola langsung dari stadionnya Chelsea dan Arsenal, memanjakan lidah di Chinatown dan Restoran Jamie Oliver, mengikuti tur serta menikmati wisata fun gratisan di museum, taman, pesta jalanan, dan galeri London yang tak terlupakan.

Share
Categories: Wisata London | Leave a comment

Notting Hill Carnival : Pesta Jalanan Penuh Warna

Notting Hill Carnival

 

 

Masih ingat film “Notting Hill” yang dibintangi Hugh Grant dan Julia Roberts?. Dulu Saya penasaran dengan daerah Notting Hill ya gara-gara film itu.

Tapi selain karena film tadi, sebenarnya Notting Hill juga terkenal dengan karnaval atau festival jalanannya. Kabarnya inilah festival jalanan yang paling banyak menyerap wisatawan kedua setelah Rio Carnival di Brazil.

Yang paling menarik dari Notting Hill Carnival adalah parade kostum bewarna-warni serta tari yang diiringi musik dan lagu ala Karibia. Dengan bantuan sound system yang diarak dengan truk terbuka, alunan musik tadi seolah-olah mengajak seluruh pengunjung untuk larut dalam suasana pesta.

 

Aksi Tari dan Musik

 

Cerita selengkapnya kini hadir di buku “London dalam Sepekan: Wisata Sepak Bola, Kuliner, Belanja, dan Gratisan” oleh Rizka Maydita, terbitan Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2012.

Beli buku online di BukaBuku.com dan dapatkan diskon 15% sekarang !.

Share
Categories: Fun dan Gratisan, Wisata London | 1 Comment

Nonton Tenis Wimbledon di London

Wimbledon

 

Cerita seputar Wisata London kini hadir di buku “London dalam Sepekan: Wisata Sepak Bola, Kuliner, Belanja, dan Gratisan” oleh Rizka Maydita, terbitan Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2012.

Beli buku online di BukaBuku.com dan dapatkan diskon 15% sekarang !.

 

Musim panas di London identik dengan ajang turnamen tenis Wimbledon yang digelar sejak tahun 1877. Tahun ini, turnamen tenis paling bergengsi itu akan dilangsungkan mulai 25 juni mendatang.

Sebagai salah satu dari empat seri Grand Slam, turnamen tenis Wimbledon sangat terkenal dengan tradisinya, dimana setiap pemain tenis diwajibkan mengenakan baju tenis berwarna putih. Turnamen ini juga menjadi satu-satunya turnamen utama yang dimainkan di atas lapangan rumput.

 

Serena Williams di Wimbledon

 

Kalau suka tenis dan pas ada di London, harusnya menyempatkan diri ke lapangan tenis Wimbledon. Disana ada museum tenis dengan koleksi memorabilia petenis-petenis dunia, dan juga bisa lihat Centre Court atau tempat pertandingan utama saat berlangsungnya turnamen tenis Wimbledon. Tiket masuk ke museumnya sekitar 300 ribuan. Yang perlu diingat, tur ke Centre Court ditiadakan sepekan menjelang dan selama turnamen tenis Wimbledon berlangsung.

Kalau mau nonton langsung saat turnamen tenis Wimbledon ini digelar, bisa beli tiket online. Namun harga tiket tenis Wimbledon itu tidak murah. Yang dijual online bisa mulai 5 jutaan. Kalau berminat, bisa cek di http://www.ticketmaster.co.uk

Sementara kalau mau beli tiket tenis Wimbledon langsung dari loket, antriannya bisa amat sangat panjang. Banyak orang yang bahkan sengaja pasang tenda dan bermalam di depan stadion biar dapat tiket masuk. Jadi kalau benar-benar pingin nonton tenis di Wimbledon, siap-siap saja untuk ikutan ngantri.

 

Antrian Wimbledon

 

Ada sekitar 500 tiket yang dijual setiap harinya untuk nonton tenis di Centre Court. Sementara tiket yang dijual untuk sekedar masuk dan menonton tenis di lapangan-lapangan di luar stadion utama, jumlahnya tergantung dari berapa banyak orang yang sudah memenuhi stadion.

 

Wimbledon padat pengunjung

 

Petenis yang bertanding di luar stadion utama itu biasanya tidak terlalu terkenal karena ranking mereka yang rendah di jajaran tenis dunia. Tapi kalau beruntung, kadang-kadang kita juga bisa nonton petenis terkenal berlaga di luar lapangan utama. Biasanya para petenis itu sempat mengalami cidera, sehingga rankingnya turun drastis, dan harus bertanding di luar lapangan utama.

Saya beruntung karena bisa nonton Wimbledon pas Serena Williams main bukan di lapangan utama. Saat itu, dia memang tengah dilanda cidera dan peringkatnya turun ke ratusan dunia.

 

Layar TV raksasa

 

Saat turnamen berlangsung, ada salah satu bagian di dalam Wimbledon yang menayangkan pertandingan penting melalui TV berukuran raksasa. Tempat ini terkenal dengan sebutan Henman Hill atau Bukit Henman, yang dinamai seperti nama pemain legendaris Inggris, Tim Henman.

Banyak penonton menyaksikan laga penting sambil berpiknik di tempat ini, apalagi kalau cuaca lagi panas-panasnya. Maklum, di London jarang-jarang bisa berjemur meski saat musim panas, karena kota ini sering diguyur hujan saat Wimbledon berlangsung. Biasanya mereka-mereka yang tidak kebagian tiket di Centre Court, menghabiskan waktu nonton tenis melalui layar TV raksasa ini.

Sambil nonton tenis, sambil makan camilan ala Wimbledon yang terkenal dengan stroberi dan krimnya. Kalau sudah puas nonton tenis, bisa keliling stadion sambil foto-foto. Atau menunggu acara tanda tangan dan foto bersama petenis dunia. Lalu lanjut belanja suvenir Wimbledon yang banyak dijual di kios-kios dalam stadion. Kalau mau yang paling murah bisa beli gelang karet Wimbledon yang harganya 30 ribu atau gantungan kunci sekitar 50 ribu rupiah. Asyik, kan?.

Menuju Wimbledon bisa menggunakan underground District Line dan berhenti di stasiun Southfields. Dari sana bisa jalan kaki menuju lapangan tenis Wimbledon.

 

Kios Suvenir

 

 

Tenis ATP London

Tapi selain Wimbledon, di London juga ada turnamen tenis ATP World Tour Final yang jadi ajang penutup kalender tenis bagi 8 petenis putra teratas dunia.

Untuk turnamen yang digelar bulan November ini tiket masuknya dijual mulai dari 300 ribu rupiah. Asyiknya ya bisa melihat Top 8 petenis dunia berkompetisi untuk merebut gelar juara.

 

Roger Federer

 

Cuma 8 peringkat teratas, jadi tidak perlu khawatir buang-buang duit nonton petenis tidak terkenal. Novak Djokovic, Rafael Nadal, Roger Federer, Andy Murray adalah nama-nama yang sudah pasti bisa kita tonton aksinya langsung.

Terus tempatnya indoor karena mainnya di dalam arena olahraga. Jadi tidak perlu khawatir kehujanan seperti yang selama ini menjadi masalah utama di Wimbledon. Belum lagi tidak perlu kepanasan kayak nonton Wimbledon yang memang digelar pas summer.

 

Rafael Nadal

 

Ternyata turnamen tenis ini rada mirip konser musik juga. Soalnya sebelum pertandingan dimulai, pengunjung diputarkan musik hingar bingar seperti layaknya konser. Anak Saya saja yang awalnya rada rewel tidak mau duduk di dalam arena langsung diem begitu lagu pembukanya mulai. Maklum, dia suka banget lagu-lagu bertempo cepat yang asyik buat jingkrak-jingkrak.

Ditambah layar raksasa yang juga mulai memperkenalkan para petenis yang akan main, akhirnya anak Saya bisa ikut enjoy nonton tenis sampai selesai. Apalagi pas penonton mulai menyoraki pemain kesayangan mereka dengan tepuk tangan dan teriakan-teriakan seperti “Come on, Rafa” atau “Come on, Roger”, langsung deh si anak Saya ikut-ikutan heboh.

Sayangnya saat nonton pertandingan, pengunjung dilarang foto-foto pakai flash. Tapi tetep seru kok. Bener-bener child friendly dan asyik buat menghabiskan waktu bersama keluarga.


 

Fans Zone

 

 

Fans Zone

Yang paling menyenangkan dari turnamen tenis ATP World Tour Final adalah keberadaan Fans Zone atau tempat bagi para fans tenis yang berada di dalam arena olahraga. Disini pengunjung bisa melihat delapan petenis peringkat atas dunia itu melakukan pemanasan dan latihan di dalam lapangan tenis yang terbuka untuk umum. Dan ini gratis.

Jadi meskipun kita tidak beli tiket nonton pertandingan, pengunjung masih bisa melihat bintang-bintang tenis dunia seperti Federer, Nadal, Djokovic dan Murray berlatih di dalam lapangan yang terbuka untuk umum.

Yang sedang di London atau berencana ke London bulan November nanti, jangan lewatkan nonton ATP World Tour Final. Bisa menonton langsung aksi delapan petenis putra papan atas dunia berlaga dan kemungkinan dapat tiketnya pun jauh lebih besar dibandingkan Wimbledon. Tanpa perlu mengantri panjang pula. Sementara kalau hanya ingin cari gratisan juga bisa datang dan melihat para petenis itu berlatih di lapangan yang terbuka untuk umum di fans zone tadi.

 

Share
Categories: Event Olahraga, Wisata London | 1 Comment